Categories
Uncategorized

Kayu Jati ; Pembibitan Dan Penanaman

Kayu Jati adalah salah satu sejenis tumbuhan pohon penghasil kayu bermutu tinggi. Jati memiliki ciri Pohon besar, berbatang lurus, dapat tumbuh mencapai tinggi 30-40 m.
Pohon Jati merupakan salah satu penghasil kayu terbaik saat ini dan paling banyak dicari untuk berbagai keperluan diantaranya yaitu pembuatan kerajinan mebel dan furniture, bahan pembuatan bangunan, dinding rumah dan lain sebagainya.

Beberapa keunggulan yang dimiliki oleh kayu jati diantaranya :
1.    Memiliki kekuatan dan keawetan yang sangat baik
2.    Mudah dipotong dan diolah menjadi banyak produk
3.    tidak mudah berubah bentuk akibat perubahan cuaca.
4.    Tidak gampang lapuk
5.    Memiliki bobot yang berat dan kokoh dan masih banyak lagi

Beberapa Jenis Kayu Jati diantaranya adalah :
1.    Jati jumbo
2.    Jati emas
3.    Jati unggul
4.    Jati super
5.    Jati biotropika
6.    Jati perhutani
7.    Jati utama

Pembibitan
Berikut cara melakukan pembibitan tanaman jati.
1. Tempatkan benih di dalam wadah dengan alas serasah.
2. Tutup hamparan benih menggunakan serasah.
3. Taburkan spiritus di atas serasah dan bakar hingga api padam.
4. Dinginkan benih selama 24 jam. Setelah itu, benih siap untuk ditaburkan ke dalam bak semai.
5. Siapkan media semai berupa tanah, pasir, kompos, dan arang sekam dengan perbandingan 1 :1 :1 : 1. Masukkan media semai ke dalam bak semai.
6. Benamkan benih satu per satu ke dalam media semai.
7. Biarkan benih selama 2–3 minggu hingga menjadi bibit.

Setelah berumur 2–3 minggu sejak penyemaian, pindahkan bibit ke dalam polibag. Lakukan pemindahan bibit secara hati-hati agar bibit tidak rusak. Pelihara bibit jati hingga mencapai tinggi 30 cm. Setelah itu, bibit jati siap dipindahtanamkan ke lahan.

Tips Budidaya Jati
1. Persiapan lahan
Tanaman jati bagus dibudidayakan di ketinggian 600 meter di atas permukaan laut. Mendapat curah hujan cukup yaitu antara 1.200 mililiter (mm) sampai 3.000 mm pertahun. Suhu udaranya 10 – 40 derajat Celcius, kecepatan angin 40 kilometer (km) per jam- 48 km per jam, serta tingkat keasaman (pH) tanah antara 5.5 – 7.5.

2. Penanaman
Untuk Proses penanaman kayu jati sendiri tidak jauh berbeda dengan tanaman pohon pada umumnya, yaitu dengan membuat lubang tanam berukuran 40 cm x 40 cm x 40 cm. Sedangkan jarak ideal tanaman jati adalah 3 meter (m) x 3 m. Pastikan jarak tanam antar pohon tidak terlalu dekat agar pohon mendapatkan cukup terkena matahari.

3. Pemupukan
Untuk mendapatkan keuntungan masa panen yang cepat tentunya juga perlu perawatan dan pemupukan. Awal tanam dilakukan pemupukan dengan diberikan pupuk kandang dan NPK dilubang tanam dengan takaran 3 sampai 5 kilogram pupuk kandang dan 200 gram NPK dalam satu lubang.
Pemupukan dilakukan rutin setiap 6 bulan sekali dengan pupuk kandang dan NPK dengan dosis 250 gram. Jika tanaman jati sudah berumur lebih satu tahun, pemupukan dilakukan setahun sekali dan diberikan menjelang musim hujan.
Dengan perawatan dan pemupukan yang tepat, pohon jati bisa dipanen pada usia 5 tahun atau pohon sudah berdiameter 30 cm. Demikian sedikit gambaran Usaha Budidaya Jati Unggulan semoga membantu anda.

4. Panen
Untuk panen anda bisa tentukan sendiri lamanya tergantung dengan pertumbuhan kayu jati anda biasanya panen bisa dilakukan saat usia pohon mencapai usia antara 10 sampai 15 tahun.
Harga perbatang kayu jati sendiri terbilang cukup menggiurkan bisa mencapai 15 juta/m3.

Sumber:
– https://www.berwirausaha.net/2017/01/peluang-usaha-budidaya-kayu-jati.html/
– https://agromedia.net/syarat-tumbuh-dan-pembibitan-pohon-jati-2/

Categories
Uncategorized

Hello world!

Welcome to BLOG MAHASISSWA UNIVERSITAS MEDAN AREA. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!